Jika kita menyukai sesuatu, bagaimanapun keadaannya, kita hanya akan tetap menyukainya. Rasa suka itu tidak akan terpengaruh oleh faktor lain. Suka, ya, suka, dan akan begitu walau dilihat dari sudut pandang mana saja.
Kadang aku merasa jatuh cinta kepadanya seperti bernapas—terlalu mudah. Sangat mudah sampai-sampai aku tidak menyadarinya.
Aku mencintainya tanpa diketahui. Aku mencintainya dalam diam. Aku mencintainya dalam satu sudut pandang. Aku mencintainya di satu sisi. Ya, aku percaya. Jika takdirku adalah dirimu, kau akan memilihku. Nanti.
Ah, ya, omong-omong, aku sangat merindukanmu. Apa kau merindukanku juga, mmm?
Bagaimana bisa kau tidak menyukai hujan? Padahal hujan selalu mendekatkan kita. Oh, aku lupa. Kau mungkin tidak menganggapku sepenting itu. Aku bukan pemeran utama dalam lakon hidupmu. Aku hanya figuran yang hanya sesekali dibutuhkan.
Entah mengapa, mendadak dia merasa bahwa berkenalan dengan si pemilik nama itu sepertinya akan menyenangkan.